Pemilu 2024: Apa yang Harus Diketahui oleh Generasi Z?

Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 akan menjadi momen penting bagi Indonesia, khususnya bagi generasi muda yang akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali. Generasi Z, yaitu mereka yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, dengan perkiraan akan mendominasi pemilih pada Pemilu 2024. Menurut data Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 60 persen dari total pemilih adalah generasi Z, yang berjumlah sekitar 113 juta orang. Oleh karena itu, generasi Z perlu mengetahui informasi penting tentang Pemilu 2024 agar dapat berpartisipasi secara aktif dan bijak.

Kapan dan Apa Saja yang Dipilih pada Pemilu 2024?

Pemilu 2024 akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024, yang bertepatan dengan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang. Pada hari itu, pemilih akan memilih presiden dan wakil presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, pada tanggal 27 November 2024, akan digelar juga pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 270 daerah.

Siapa Saja yang Berhak Memilih dan Bagaimana Cara Mendaftarnya?

Untuk dapat menggunakan hak pilihnya, generasi Z harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Berusia minimal 17 tahun pada saat pemungutan suara atau sudah kawin atau pernah kawin.
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan pengganti KTP-el.
  • Tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih, generasi Z dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Mengunjungi situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau mengunduh aplikasi Lindungi Hak Pilihmu di ponsel pintar.
  • Memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan tanggal lahir yang tertera di KTP-el atau surat keterangan pengganti KTP-el.
  • Memeriksa status kependudukan dan status pemilih di situs atau aplikasi tersebut.
  • Jika belum terdaftar sebagai pemilih, mengisi formulir pendaftaran online dengan melampirkan foto KTP-el atau surat keterangan pengganti KTP-el.
  • Menunggu verifikasi dari petugas KPU setempat melalui telepon atau kunjungan langsung.
  • Jika sudah terdaftar sebagai pemilih, memastikan alamat domisili dan tempat pemungutan suara (TPS) yang sesuai dengan data kependudukan.

Bagaimana Cara Memilih Calon yang Sesuai dengan Harapan?

Generasi Z memiliki tanggung jawab untuk memilih calon-calon pemimpin yang dapat mewakili aspirasi dan kepentingan mereka. Untuk itu, generasi Z perlu melakukan hal-hal berikut sebelum menentukan pilihan mereka:

  • Mengenal visi, misi, program, dan rekam jejak calon-calon presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dapat memperoleh informasi ini dari media massa, media sosial, situs resmi KPU, atau langsung dari tim sukses masing-masing calon.
  • Membandingkan antara calon-calon yang ada dan menilai mana yang paling sesuai dengan harapan dan kebutuhan generasi Z. Hal ini dengan menggunakan alat bantu seperti kawalpemilu.org atau pantau.id yang menyediakan fitur perbandingan calon berdasarkan isu-isu penting.
  • Menjaga sikap kritis dan objektif terhadap informasi yang beredar tentang calon-calon yang ada. Generasi Z harus mewaspadai adanya informasi palsu atau hoaks yang bertujuan untuk mempengaruhi opini publik. Generasi Z dapat melakukan pengecekan fakta dengan menggunakan situs-situs seperti turnbackhoax.id atau [cekfakta.com] yang bekerja sama dengan KPU.
Open chat
Coba Hubungi Untuk Bantuan
Scan the code
Selamat kamu terpilih untuk mendapatkan harga promo, hubungi sekarang untuk reedem promo