Facility Management – Dalam manajemen fasilitas, terdapat beberapa analisis yang penting dilakukan. Pertama, analisa kebutuhan fasilitas bertujuan untuk memahami kebutuhan yang harus dipenuhi oleh fasilitas tersebut agar dapat beroperasi secara efisien. Analisa ini melibatkan identifikasi kebutuhan dasar, seperti ruang, peralatan, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, analisa pengembangan fasilitas dilakukan untuk merencanakan peningkatan atau perluasan fasilitas yang sudah ada. Hal ini melibatkan identifikasi area yang memerlukan peningkatan, pemilihan teknologi terbaru, dan estimasi biaya yang diperlukan.
Perencanaan proyek dan controlling juga penting dalam manajemen fasilitas. Ini melibatkan pembuatan rencana proyek yang terperinci, alokasi sumber daya, dan pengawasan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Dalam pengambilan keputusan strategis, konsep penggunaan analisa SWOT, analisa risiko, problem solving, dan mind mapping sangat bermanfaat. Analisa SWOT digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dapat mempengaruhi fasilitas. Analisa risiko membantu mengidentifikasi potensi risiko dan mengembangkan strategi pengelolaan risiko. Problem solving dan mind mapping digunakan untuk mengatasi masalah atau menghasilkan ide kreatif dalam pengelolaan fasilitas.
Dalam konteks pengambilan keputusan, konsep penggunaan decision tree sangat berguna. Decision tree adalah metode analisis yang digunakan untuk memvisualisasikan serangkaian keputusan dan konsekuensinya. Hal ini membantu manajer fasilitas untuk memilih opsi terbaik berdasarkan kondisi dan tujuan yang diinginkan. Sementara itu, konsep penggunaan Gantt chart juga penting dalam manajemen fasilitas. Gantt chart adalah alat visual yang digunakan untuk memperlihatkan jadwal proyek, tugas-tugas yang harus dilakukan, dan ketergantungan antara tugas-tugas tersebut. Gantt chart membantu manajer fasilitas untuk mengatur waktu dan sumber daya secara efisien.
Selain itu, manajemen fasilitas juga melibatkan aspek lain seperti fleet management, housekeeping management dengan 5R Tools, pengelolaan asset dan investasi, serta manajemen kantor. Fleet management berkaitan dengan pengelolaan armada kendaraan dalam operasional fasilitas. Housekeeping management dengan 5R Tools adalah pendekatan yang digunakan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan dalam fasilitas dengan mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, memulihkan, dan merancang ulang. Pengelolaan asset dan investasi melibatkan pengelolaan inventaris aset, perawatan dan pemeliharaan, serta pengambilan keputusan investasi yang tepat. Sedangkan, manajemen kantor melibatkan pengelolaan ruang dan sumber daya di lingkungan kantor seperti pengaturan ruang kerja, manajemen inventaris, keamanan, dan pemeliharaan infrastruktur kantor.
Sumber informasi:
– IFMA (International Facility Management Association). (2018). Facility Management. https://www.ifma.org/
– Smith, K. A., & Foust, J. A. (2011). Facilities management: the dynamics of excellence. John Wiley & Sons.
Open chat
Coba Hubungi Untuk Bantuan
Scan the code
Selamat kamu terpilih untuk mendapatkan harga promo, hubungi sekarang untuk reedem promo