Deskrispi BASIC RESERVOIR ENGINEERING

BASIC RESERVOIR ENGINEERING FOR NON-PETROLEUM ENGINEER – Untuk dapat menyimpan minyak, suatu reservoir harus mempunyai bentuk dan konfigurasi tertentu serta mempunyai penyekat (seal) sehingga minyak dapat terperangkap. Di samping itu, reservoir harus mempunyai porositas minimum, yaitu batuan harus mempunyai ukuran rongga tertentu dan reservoir tersebut harus bersifat permeable, yaitu rongga-rongga tersebut harus saling berhubungan sehingga minyak dapat mengalir di dalam reservoir dan kemudian dapat diproduksikan melalui sumur-sumur produksi. Dasar-dasar resevoir ini sangat penting dalam memprediksikan cadangan hidrokarbon (minyak dan/atau gas) serta membantu memprediksikan hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi baik melalui sumur infill maupun sumur injeksi.Pengetahuan mengenai properti petrofisika dan hidrodinamika dari batuan reservoir merupakan aspek mendasar yang sangat penting untuk diketahui para insinyur. Pada pelatihan kali ini akan menjelaskan mengenai pemahaman teknik reservoir engineering untuk komunikasi yang lebih baik dalam tim dan meningkatkan pemulihan.

Tujuan BASIC RESERVOIR ENGINEERING

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat:
1. Mampu menjelaskan reservoar hidrokarbon yang terdiri dari komponen-komponen, seperti : wadah, isi dan kondisi
2. Memahami dan mendeskripsikan jenis-jenis mekanisme pendorong reservoir
3. Mampu mengklasifikasikan cadangan hidrokarbon
4. Mampu menghitung perkiraan cadangan hidrokarbon secara volumetris (berdasarkan peta isopach) baik untuk reservoir yang homogen maupun heterogen
5. Mampu memahami konsep kesetimbangan materi dari system eksploitasi reservoir
6. Mampu menghitung perkiraan cadangan hidrokarbon menggunakan konsep kesetimbangan materi (persamaan material balance)
7. Mampu menghitung perkiraan cadangan sisa reservoir hidrokarbon berdasarkan data penurunan produksi (decline curve) dan memprediksikan cara peningkatan produksi

Materi
1. Pendahuluan megenai reservoir
2. Komponen reservoir (wadah, isi dan kondisi)
3. Jenis-jenis reservoir dan mekanisme pendorongnya
4. Klasifikasi cadangan hidrokarbon
5. Metode material balance dalam menentukan besarnya cadangan hidrokarbon
6. Metode volumetrik dalam menentukan besarnya cadangan hidrokarbon
7. Metode decline curve (kurva penurunan produksi)
8. Latihan perhitungan dan prediksi dari studi kasus

Metode
Presentasi, studi kasus, diskusi, evaluasi

Peserta
Training ini direkomendasikan untuk diikuti oleh seluruh karyawan perusahaan yang bergerak di bidang reservoir, ahli geologi, ahli geofisik yang memiliki background non pertolium engineer serta individu yang ingin memperdalam pengetahuan tentang materi training.

Instruktur
Tim Instruktur

Open chat
Coba Hubungi Untuk Bantuan
Scan the code
Selamat kamu terpilih untuk mendapatkan harga promo, hubungi sekarang untuk reedem promo